<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Berlian Nurcahya</title>
	<atom:link href="http://b3na.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://b3na.wordpress.com</link>
	<description>Melihat dunia dari sisi seorang Berlian Nurcahya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Aug 2010 23:13:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='b3na.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Berlian Nurcahya</title>
		<link>http://b3na.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://b3na.wordpress.com/osd.xml" title="Berlian Nurcahya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://b3na.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tugas Kelas XI RMBI, XI IPA-1, XI IPA-2 MAN 1 BANDUNG</title>
		<link>http://b3na.wordpress.com/2010/08/05/tugas-kelas-xi-rmbi-xi-ipa-1-xi-ipa-2-man-1-bandung/</link>
		<comments>http://b3na.wordpress.com/2010/08/05/tugas-kelas-xi-rmbi-xi-ipa-1-xi-ipa-2-man-1-bandung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 23:13:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berlian nurcahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fisika]]></category>
		<category><![CDATA[berlian nurcahya]]></category>
		<category><![CDATA[gerak lurus]]></category>
		<category><![CDATA[gerak melingkar]]></category>
		<category><![CDATA[gerak parabola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3na.wordpress.com/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[Assalaamua&#8217;laikum wr.wb. Anak-anak ibu kelas XI RMBI, XI IPA-1, XI IPA-2 MAN 1 BANDUNG , yang ibu banggakan. Hari ini, Kamis 5 Agustus 2010, ibu tidak dapat hadir ke sekolah disebabkan kondisi fisik ibu yang tidak memungkinkan untuk mengajar dengan baik di sekolah. Ibu mohon  maaf yang sebesar-besarnya pada kalian semua. Ibu sangat berharap kalian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=299&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamua&#8217;laikum wr.wb.</p>
<p>Anak-anak ibu kelas XI RMBI, XI IPA-1, XI IPA-2 MAN 1 BANDUNG , yang ibu banggakan. Hari ini, Kamis 5 Agustus 2010, ibu tidak dapat hadir ke sekolah disebabkan kondisi fisik ibu yang tidak memungkinkan untuk mengajar dengan baik di sekolah. Ibu mohon  maaf yang sebesar-besarnya pada kalian semua.</p>
<p>Ibu sangat berharap kalian dapat belajar mandiri mengikuti rambu &#8211; rambu yang sudah ibu sampaikan di kelas. Agar pembelajaran kalian di kelas lebih terarah, ibu sertakan soal latihan yang perlu kalian pelajari. Kerjakan sebiasa yang kalian mampu kerjakan. Seperti biasa, tulislah pekerjaanmu di buku tugas.</p>
<p>Silahkan mendownload berkas soalnya pada link di bawah ini.</p>
<p><a href="http://b3na.files.wordpress.com/2010/08/tugas-xi-ipa-kamis-050810.doc">Tugas XI IPA Kamis, 050810</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3na.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3na.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3na.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3na.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3na.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3na.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3na.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3na.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3na.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3na.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3na.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3na.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3na.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3na.wordpress.com/299/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=299&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3na.wordpress.com/2010/08/05/tugas-kelas-xi-rmbi-xi-ipa-1-xi-ipa-2-man-1-bandung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8025f7b45270963893a415ecd454441?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bena</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Sang Kekasih</title>
		<link>http://b3na.wordpress.com/2010/06/01/cinta-sang-kekasih/</link>
		<comments>http://b3na.wordpress.com/2010/06/01/cinta-sang-kekasih/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 18:39:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berlian nurcahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[berlian nurcahya]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kekasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3na.wordpress.com/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, aku sering membayang-bayangkan tentang syurga dan neraka. Bagaimana sih sebenarnya syurga dan neraka itu? Dulu banyak buku komik yang menggambarkan tentang siksa di dalam neraka, aku ngeri sekali melihatnya. Kadang aku suka merenung sendiri, dengan maksud apakah aku mesti hadir ke dunia ini? Kalau aku ditakdirkan jadi batu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=295&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://b3na.files.wordpress.com/2010/06/allah-swt.jpg"><img class="aligncenter" title="Allah SWT." src="http://b3na.files.wordpress.com/2010/06/allah-swt.jpg?w=128&#038;h=128" alt="" width="128" height="128" /></a></p>
<p>Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, aku sering membayang-bayangkan tentang syurga dan neraka. Bagaimana sih sebenarnya syurga dan neraka itu? Dulu banyak buku komik yang menggambarkan tentang siksa di dalam neraka, aku ngeri sekali melihatnya. Kadang aku suka merenung sendiri, dengan maksud apakah aku mesti hadir ke dunia ini?</p>
<p>Kalau aku ditakdirkan jadi batu tentu tak perlu repot-repot mempertanggungjawabkan amal perbuatan, tak perlu terjerang sengatan 7 Matahari di padang Mahsyar, tak perlu meniti jembatan yang konon dibuat dari rambut yang dibelah tujuh. Tak perlu, tak perlu semua itu. Yang paling mengerikan adalah kalau aku membayangkan aku berada di alam kubur, gelap tak berteman. Lalu datanglah sesosok mengerikan menghampiriku, Demi Tuhan, aku merinding saat aku menuliskan kalimat barusan, aku takut sekali sosok hantu. Hiiyyyyy&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<span id="more-295"></span></p>
<p><a href="http://b3na.files.wordpress.com/2010/06/allah-swt.jpg"><br />
</a>Suatu hari aku mebaca sebuah buku cerita para nabi. Aku membaca kisah nabi Isa AS dan malamnya aku bermimpi&#8230; Aku naik ke atas langit, lalu sebuah pemahaman masuk ke dalam diriku, “Aku ditugasi untuk menyebarkan kabar berita untuk semua umat manusia bahwa nabi Isa AS, bukanlah anak Tuhan, melainkan nabi dan rasul-Nya”. Saat terbangun aku agak shock juga, kok bisa-bisanya aku mimpi begitu? Saat itu aku hanyalah seorang anak-anak. Aku takut sekali kalau ini memang benar-benar perintah Tuhan, aku kan cuma anak kecil, mana bisa dikasih tugas begitu? Trus bagaimana cara melakukannnya? Aku terus memikirkan ini, tapi tak berani bilang pada siapapun.</p>
<p>Saat aku masuk pesantren,di tahun keduaku aku memberanikan diri untuk bertanya pada salah seorang guru. Beliau sudah berusia lanjut, kutaksir mungkin hampir 60 tahun. Mendengar penuturanku beliau tersenyum ramah, lalu memegang tanganku. “tahu nggak Ber?, kenapa Berlian ditakdirkan masuk pondok persantren? Berlian sedang disiapkan Tuhan untuk melakukan tugas itu&#8230;”.<br />
Aku menepiskan tangannya&#8230;.<br />
Untunglah saat itu aku di temani teman perempuanku. Mendengarkan jawaban pak guruku itu aku terisak, lalu tangisku pecah. Padahal aku ingin beliau bilang, “Ah itu cuma mimpi&#8230;,bunga tidur, maklum&#8230; sebelumnya kan baca kisah nabi Isa&#8230;”.<br />
Melihat aku menangis beliau berusaha memegang tanganku lagi, kali ini rasanya ada yang janggal. Buru-buru kutepiskan lagi. Cepat-cepat aku pamit. Aku pergi sambil menyeret lengan teman perempuanku yang masih terus manggut-manggut.<br />
Beberapa waktu kemudian, aku mendengar bahwa pak guru yang aku curhati itu dikeluarkan dari sekolah dengan alasan yang dirahasiakan. Saat kembali berpapasan, beliau bilang,<br />
“bapak menyesal bapak ini aki-aki yang mantan santri. Lebih baik mantan preman daripada mantan santri. Maafkan bapak kalau selama ini bapak punya salah”.<br />
Aku tidak menyahut, hanya mengangguk pelan. Terus terang, aku juga heran mengapa beliau di keluarkan , karena setahuku beliau guru yang baik dan ramah. Selanjutnya tersiar kabar-kabar angin, yang paling menjadi korban dari peristiwa ini adalah anak perempuan guruku itu. Dia teman sekelasku. Setelah kejadian itu dia jadi lebih pendiam.<br />
“Naaah&#8230;, apa kubilang?”, aku bergumam dalam hati. “Pasti pak guruku itu ngawur, asal komentar aja. dan pasti yang dibilangnya padaku tempo hari juga cuma bisa-bisanya beliau saja”.<br />
Setelah itu aku berusaha tak memikirkan atau bahkan mengingatnya lagi. Nah lho! Kenapa sekarang ingat? Mungkin karena mau ditulis kali ya? Jadi tiba-tiba ingat, hehehe&#8230;.<br />
(Seharusnya malam ini aku mempersiapkan berkas untuk akreditasi, dan  aku sudah membuatnya dulu. Malam ini seharusnya nge-print berkas, tapi entah kenapa aku kok malaaaaaas sekali. Masya Allah&#8230; , Sudah jam stengah dua dini hari. Aku sudah sangat lelah&#8230;.)</p>
<p>Bersambung&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3na.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3na.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3na.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3na.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3na.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3na.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3na.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3na.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3na.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3na.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3na.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3na.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3na.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3na.wordpress.com/295/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=295&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3na.wordpress.com/2010/06/01/cinta-sang-kekasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8025f7b45270963893a415ecd454441?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bena</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://b3na.files.wordpress.com/2010/06/allah-swt.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Allah SWT.</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lirik lagu Rossa &amp; Pasha – Terlanjur Cinta</title>
		<link>http://b3na.wordpress.com/2010/05/24/lirik-lagu-rossa-pasha-%e2%80%93-terlanjur-cinta/</link>
		<comments>http://b3na.wordpress.com/2010/05/24/lirik-lagu-rossa-pasha-%e2%80%93-terlanjur-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 13:39:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berlian nurcahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Lagu]]></category>
		<category><![CDATA[Lirik lagu]]></category>
		<category><![CDATA[Pasha]]></category>
		<category><![CDATA[Rossa]]></category>
		<category><![CDATA[Terlanjur Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3na.wordpress.com/?p=290</guid>
		<description><![CDATA[Waktu bergulir lambat Merantai langkah perjalanan kita Berjuta cerita terukir dalam Menjadi sebuah dilema Mengertikah engkau perasaanku tak terhapuskan Malam menangis Tetes embun membasahi mata hatiku Mencoba bertahan di atas Puing-puing cinta yang t’lah rapuh Apa yang ku genggam tak mudah untuk aku lepaskan Aku terlanjur cinta kepadamu Dan tlah kuberikan sluruh hatiku Tapi mengapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=290&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu bergulir lambat<br />
Merantai langkah perjalanan kita<br />
Berjuta cerita terukir dalam<br />
Menjadi sebuah dilema<br />
Mengertikah engkau perasaanku tak terhapuskan</p>
<p>Malam menangis<br />
Tetes embun membasahi mata hatiku<br />
Mencoba bertahan di atas<br />
Puing-puing cinta yang t’lah rapuh<br />
Apa yang ku genggam tak mudah untuk aku lepaskan</p>
<p>Aku terlanjur cinta kepadamu<br />
Dan tlah kuberikan sluruh hatiku<br />
Tapi mengapa baru kini kau pertanyakan cintaku<br />
Aku pun tak mengerti yang terjadi<br />
Apa salah dan kurangku padamu<br />
Kini terlambat sudah untuk dipersalahkan<br />
Karna skali cinta aku tetap cinta</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3na.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3na.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3na.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3na.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3na.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3na.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3na.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3na.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3na.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3na.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3na.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3na.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3na.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3na.wordpress.com/290/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=290&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3na.wordpress.com/2010/05/24/lirik-lagu-rossa-pasha-%e2%80%93-terlanjur-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8025f7b45270963893a415ecd454441?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bena</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Before I Fall In Love</title>
		<link>http://b3na.wordpress.com/2010/05/12/before-i-fall-in-love/</link>
		<comments>http://b3na.wordpress.com/2010/05/12/before-i-fall-in-love/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 09:52:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berlian nurcahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpulan Lagu]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Before Fall In Love]]></category>
		<category><![CDATA[Coco Lee]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3na.wordpress.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Soundtrack: Runaway Bride Title: Before I Fall In Love &#8211; Coco Lee My heart says we&#8217;ve got something real Can I trust the way I feel &#8216;Cause my heart&#8217;s been fooled before Am I just seeing what I want to see Or, is it true, could you really be CHORUS: Someone to have and hold [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=287&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Soundtrack: Runaway Bride<br />
Title: Before I Fall In Love &#8211; Coco Lee</p>
<p>My heart says we&#8217;ve got something real<br />
Can I trust the way I feel<br />
&#8216;Cause my heart&#8217;s been fooled before<br />
Am I just seeing what I want to see<br />
Or, is it true, could you really be</p>
<p>CHORUS:<br />
Someone to have and hold<br />
With all my heart and soul<br />
I need to know, before I fall in love<br />
Someone who&#8217;ll stay around<br />
Through all my ups and downs<br />
Please tell me now,<br />
before I fall in love</p>
<p>I&#8217;m at the point of no return<br />
So afraid of getting burned<br />
But I want to take a chance<br />
Please, give me a reason to believe<br />
Say, that you&#8217;re the one,<br />
that you&#8217;ll always be</p>
<p>REPEAT CHORUS</p>
<p>It&#8217;s been so hard for me to give my heart away.<br />
But I would give my everything,<br />
Just to have you say</p>
<p>REPEAT CHORUS</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3na.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3na.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3na.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3na.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3na.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3na.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3na.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3na.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3na.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3na.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3na.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3na.wordpress.com/287/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3na.wordpress.com/287/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3na.wordpress.com/287/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=287&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3na.wordpress.com/2010/05/12/before-i-fall-in-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8025f7b45270963893a415ecd454441?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bena</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Paradoks</title>
		<link>http://b3na.wordpress.com/2010/04/20/paradoks/</link>
		<comments>http://b3na.wordpress.com/2010/04/20/paradoks/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2010 15:47:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berlian nurcahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Diary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3na.wordpress.com/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[Ingin kutumpahkan semua kegalauan ini Aku terasing di tempatku berdiri Tiada berteman tiada berkawan Idealisme di tempat ini hanyalah sebuah lelucon Semuanya hanya seputar isi perut dan kepentingan pribadi Kurasakan semangatku menguap meninggalkanku Aku bahkan tidak mengenali siapa sosok di depan cerminku pagi ini Tuhan&#8230; jangan biarkan aku begini&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=284&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Ingin kutumpahkan semua kegalauan ini<br />
Aku terasing di tempatku berdiri<br />
Tiada berteman tiada berkawan<br />
Idealisme di tempat ini hanyalah sebuah lelucon<br />
Semuanya hanya seputar isi perut dan kepentingan pribadi<br />
Kurasakan semangatku menguap meninggalkanku<br />
Aku bahkan tidak mengenali siapa sosok di depan cerminku pagi ini<br />
Tuhan&#8230; jangan biarkan aku begini&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3na.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3na.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3na.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3na.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3na.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3na.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3na.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3na.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3na.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3na.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3na.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3na.wordpress.com/284/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3na.wordpress.com/284/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3na.wordpress.com/284/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=284&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3na.wordpress.com/2010/04/20/paradoks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8025f7b45270963893a415ecd454441?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bena</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tarian Terakhir</title>
		<link>http://b3na.wordpress.com/2010/03/27/tarian-terakhir/</link>
		<comments>http://b3na.wordpress.com/2010/03/27/tarian-terakhir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 16:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berlian nurcahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[berlian nurcahya]]></category>
		<category><![CDATA[tarian terakhir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3na.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Dari kecil saya senang sekali menyanyi.  Dulu saya sering mendengarkan lagu Michael Jackson, Amy Grant, Vanessa Wiliam, Vina Panduwinata, Chrisye, Tommy Page, sampai Jon Secada. Saat itu belum terlalu banyak penyanyi seperti sekarang. Sebelum masuk sekolah dasar, saya dan teman – teman saya di kompleks perumahan sering bermain lomba nyanyi. Pernah sekali waktu, kami menyulap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=280&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/little-girl-singing.jpg"><img class="aligncenter" title="little girl singing" src="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/little-girl-singing.jpg?w=125&#038;h=128" alt="" width="125" height="128" /></a></p>
<p>Dari kecil saya senang sekali menyanyi.  Dulu saya sering mendengarkan lagu Michael Jackson, Amy Grant, Vanessa Wiliam, Vina Panduwinata, Chrisye, Tommy Page, sampai Jon Secada. Saat itu belum terlalu banyak penyanyi seperti sekarang.<br />
Sebelum masuk sekolah dasar, saya dan teman – teman saya di kompleks perumahan sering bermain lomba nyanyi. Pernah sekali waktu, kami menyulap meja makan milik tetangga sebelah rumah saya sebagai panggungnya. Tentu saja kami melakukannya pada saat kedua orang tua teman saya itu pergi bekerja.  Hadiah bagi pemenang lomba nyanyi adalah kalung yang sebenarnya adalah tasbih (manik – manik yang dipakai saat orang membaca dzikir-red). Meskipun hanya pura – pura, saya bahagia sekali kalau berhasil jadi pemenang dan memakai kalung tasbih itu. <span id="more-280"></span><br />
Dari situ para tetangga jadi tahu kalau saya suka menyanyi. Biasanya kalau mereka mau hiburan gratis, saya diminta menyanyi di depan mereka. Pernah sekali waktu saya menyanyikan lagu yang sungguh amat tak sesuai dengan umur saya yang belum genap  6 tahun. Begini lirik lagunya&#8230;<br />
“Siapa suruh,siapa suruh kawin muuudaaa?<br />
Siapa suruh punya anak sampai liiiimaaaa?<br />
Yang pusing, pusing,pusing,ya pusing sendiri!”</p>
<p>Ibu – ibu yang berkerumun menyaksikan aksi panggung saya terpingkal – pingkal sembari memegangi perut mereka masing – masing (masak pert orang lain? Gak mungkin khaan?). Beberapa diantaranya meneteskan air mata saking terharunya (hehehe&#8230;, terharu versi saya).<br />
Ketika itu referensi lagu anak –anak yang saya punyai sangat minim. Untungnya selagi saya duduk di SD, saya mendapatkan sebuah kaset radio yang berisi lagu &#8211; lagu anak yang sangat bagus. Kaset radio tersebut merupakan hadiah sebuah produk susu bubuk. Sampai sekarang saya masih hafal beberapa lagunya. Alhasil, setiap ada pesta ulang tahun teman, saya tidak perlu menyanyikan lagu “Siapa suruh kawin muda” lagi, karena saya sudah punya banyak lagu pop anak – anak.<br />
Entah bagaimana dan siapa yang mengajari (saya lupa lagi), saya selalu bisa menyanyi sambil menari.  Saya sering mengikuti aksi panggungnya NKOTB atau paling enggak Imaniar.  Pada acara perpisahan SD, saya menyanyikan lagu Save the Best for Last-nya Vanessa William.  Saya bangga bisa membawakan lagu itu di depan guru matematika saya yang gualaknya minta ampun.<br />
Selepas SD, saya masuk pesantren. Di awal tahun ajaran, saya harus mengikuti MOS (masa orientasi siswa).  MOS jadi sangat membosankan saat kami dijejali dengan segala macam yang berkaitan dengan P4. Masih ada yang ingat nggak singkatan P4? Saya sudah lupa soalnya. Tapi sudahlah saya juga tak terlalu kepingin tahu. Singkatnya ketika itu kami sangat  butuh hiburan!<br />
Selama kegiatan MOS, kami diajari banyak lagu – lagu. Dari mulai lagu himne sekolah, lagu tepuk pramuka yang syairnya di ubah – ubah, sampai lagu berbahasa Arab yang syairnya bikin sedih dan membuat saya kepingin pulang kota (maklum, rumah saya kan di kota!, hehehe&#8230;).<br />
Suatu ketika, bapak guru kami mengajukan sebuah permintaan yang sebenarnya sudah lama saya tunggu – tunggu. “Siapa yang mau berani menyanyi ke depaaan?”, suara beliau terdengar begitu berwibawa.<br />
Di keheningan kelas yang cukup menegangkan, tiba-tiba sorang gadis kecil dengan semangat ’45 melompat dari kursinya seraya berteriak lantang “SAYYAAAA!!!”.<br />
Seisi kelas terperanjat, dari sekian puluh siswa yang berada di rungan itu, hanya gadis itu yang berani mengangkat tangannya tinggi-tinggi. Pak guru-pun tampak agak sedikit shock, tapi beliau segera dapat menguasai diri.<br />
Gadis kecil mungil itu tanpa ragu – ragu menyanyikan sebuah lagu anak-anak berirama riang gembira. Sambil menyanyi dia menirukan beberapa aksi panggung grup musik NKOTB kesayangan saya. Seisi kelas seperti terhipnotis, mereka melongo melihat gadis kecil itu berjingkrakan ke sana kemari.  Di akhir pertunjukannya penonton memberikan tepuk tangan yang sangat meriah, gadis itu menunduk sambil melebarkan rok panjangnya, persis seperti atlit ice skating memberi salam pada dewan juri.<br />
Di keesokan harinya dia menyanyi di depan kelas lagi, kali ini lagunya adalah lagu soundtrak film kartun Aladin “A whole new world”.  Kali ini aksi panggungnya jadi lebih anggun.  Seingat saya, setelah hari kemarin dia tak pernah lagi menyanyi sambil menari. Apa sebabnya saya tak tahu.<br />
Di keesokan harinya lagi, sebelum berangkat sekolah saya sempat ngobrol dulu dengannya di depan cermin. Akhirnya setelah saya bujuk, dia-pun akhirnya mau mencertakan alasan mengapa dia tak mau menari lagi. Jawabannya singkat, “saya malu”.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3na.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3na.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3na.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3na.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3na.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3na.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3na.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3na.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3na.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3na.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3na.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3na.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3na.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3na.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=280&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3na.wordpress.com/2010/03/27/tarian-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8025f7b45270963893a415ecd454441?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bena</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/little-girl-singing.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">little girl singing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Story About Love part2</title>
		<link>http://b3na.wordpress.com/2010/03/24/story-about-love-part2/</link>
		<comments>http://b3na.wordpress.com/2010/03/24/story-about-love-part2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 15:54:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berlian nurcahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[berlian nurcahya]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3na.wordpress.com/?p=275</guid>
		<description><![CDATA[Malam itu saya tengah berkutat dengan buku – buku biologi kelas 2 SMP. Saya mati – matian menghafal semua nama dan jumlah tulang belulang manusia mulai tengkorak kepala sampai ujung jari kaki. Selepas kuliah saya sempat mengajar di sebuah lembaga pendidikan ternama di Bandung. Di tempat itu, saya ditugasi mengajar mata pelajaran Matematika, Fisika dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=275&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/love.jpg"><img class="aligncenter" title="love" src="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/love.jpg?w=130&#038;h=125" alt="" width="130" height="125" /></a></p>
<p>Malam itu saya tengah berkutat dengan buku – buku biologi kelas 2 SMP. Saya mati – matian menghafal semua nama dan jumlah tulang belulang manusia mulai tengkorak kepala sampai ujung jari kaki. Selepas kuliah saya sempat mengajar di sebuah lembaga pendidikan ternama di Bandung. Di tempat itu, saya ditugasi mengajar mata pelajaran Matematika, Fisika dan Biologi kelas 1,2,3 SMP. Saya yang lulusan S1 Pendidikan Fisika mesti belajar keras agar dapat mengajar Biologi dengan baik.<br />
Saat saya sedang sibuk menunjuk tulang &#8211; tulang wajah saya, terdegar alunan nada sms masuk dari ponsel saya. Hmm&#8230;.. dari siapa ya? Saya tak bisa menebak. Sms itu berasal dari nomor yang tak saya kenal. Saya terkesiap membaca isinya, jantung saya berdetak lebih kencang, kerongkongan saya rasanya tercekat &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<span id="more-275"></span><br />
Saya baca lagi kalimat sambungannya&#8230;., selasai membaca saya menarik nafas panjang. Kaget, terharu, bahagia&#8230;, mungkin juga sedikit kecewa, (Lho? Kok bisa?)<br />
Apa? Anda mau tahu apa isinya? Oh iya ya&#8230;kan belum saya beri tahu, hehehe&#8230; maaf&#8230;&#8230;..<br />
Begini kurang lebih isinya (soalnya isi smsnya sudah saya hapus, jadi ini sebenarnya versi saya. Versi aslinya isinya lebih panjang&#8230;. Apa? Saya terlalu banyak omong ? oh baiklah&#8230;&#8230;..)<br />
“ <em>Ukhti&#8230;(Saudariku-red), ketahuilah bahwa aku mencintaimu&#8230;.</em>”<br />
Kepotong dulu sampai situ. Nah, sampai  situ saya kaget.  Lalu mulai bertanya–tanya, siapa kemungkinan pengirim sms ini. Apakah sms ini berasal dari pengagum rahasia saya? Haduuuh geer banget deeh&#8230;.  Semoga Anda tidak mual membacanya. Sambungannya memberikan alasan mengapa dia mencintai saya.<br />
“<em>karena Allah&#8230;&#8230;</em>”<br />
Alhamdulillah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;., ternyata ada yang mencintai saya&#8230;.<br />
Tanpa perlu menduga – duga lagi siapa gerangan sang pengirim sms itu. Di bawah sms itu tertera sebuah nama yang indah&#8230;., nama adik kelas saya yang baru saja menjadi seorang ibu (karena telah melahirkan anak pertamanya).<br />
Setelah kesadaran saya sudah benar – benar pulih, saya menjawab pesan singkat itu.<br />
“Syukron (terima kasih-red) ukhti&#8230;, Semoga Allah-pun mencintaimu&#8230;”.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3na.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3na.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3na.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3na.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3na.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3na.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3na.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3na.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3na.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3na.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3na.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3na.wordpress.com/275/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3na.wordpress.com/275/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3na.wordpress.com/275/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=275&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3na.wordpress.com/2010/03/24/story-about-love-part2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8025f7b45270963893a415ecd454441?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bena</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/love.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">love</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah pertemuan</title>
		<link>http://b3na.wordpress.com/2010/03/24/sebuah-pertemuan/</link>
		<comments>http://b3na.wordpress.com/2010/03/24/sebuah-pertemuan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 03:09:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berlian nurcahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[berlian nurcahya]]></category>
		<category><![CDATA[sebuah pertemuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3na.wordpress.com/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Dalam perjalanan hidup kita, kita telah bertemu dengan banyak orang, beragam karakter, beragam kesan. Pernahkah terbersit pada benak Anda bahwa pertemuan Anda dengan mereka bukanlah sebuah kebetulan, melainkan memang ditakdirkan untuk Anda? Saat masih berstatus mahasiswa S1, saya sempat tinggal di asrama putri milik kampus, ASPI begitu kami menyebutnya.  Di ASPI kami diasuh oleh ibu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=270&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/friendship1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-272" title="friendship1" src="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/friendship1.jpg?w=468" alt=""   /></a></p>
<p>Dalam perjalanan hidup kita, kita telah bertemu dengan banyak orang, beragam karakter, beragam kesan. Pernahkah terbersit pada benak Anda bahwa pertemuan Anda dengan mereka bukanlah sebuah kebetulan, melainkan memang ditakdirkan untuk Anda? <span id="more-270"></span></p>
<p>Saat masih berstatus mahasiswa S1, saya sempat tinggal di asrama putri milik kampus, ASPI begitu kami menyebutnya.  Di ASPI kami diasuh oleh ibu asrama yang juga tinggal di ASPI. Setiap kamar difasilitasi sebuah kamar mandi, 2 buah ranjang susun, 4 set meja belajar, dan 4 lemari pakaian. Di asrama terdapat sebuah ruang tamu yang besar, aula belajar, mushala, dan dapur. Uang sewa di ASPI sangat murah dibandingkan uang sewa kamar kost-an. Uang sewa asrama dikelola oleh pihak kampus dan digunakan untuk perawatan asrama juga membayar iuran lisrik dan air PDAM.<br />
Mahasiswi yang diperkenankan tinggal di ASPI sebelumnya mendapatkan tes seleksi wawancara yang dilakukan oleh ibu asrama. Ibu asrama-lah yang memiliki otoritas untuk menentukan siapa yang boleh tinggal dan siapa yang tidak.<br />
Diperbolehkannya saya tinggal di asrama sebenarnya adalah suatu kejadian luar biasa, mengingat karena sebenarnya rumah orang tua saya berada di Bandung, kota yang sama dengan letak kampus saya. Lazimnya, ibu asrama tidak memperbolehkan mahasiswi asal Bandung tinggal di asramanya.<br />
Lho, kok malah banyak cerita asrama ya? Apa hubungannya dengan takdir dan pertemuan? Baiklah, begini ceritanya&#8230;<br />
Pada suatu hari, datanglah seorang ibu ke asrama kami. Beliau mengaku hendak bertemu anak perempuannya yang juga tinggal di  ASPI. Ibu tersebut terlihat sangat letih. Keringat bercucuran dari keningnya. Beliau telah menempuh perjalanan yang sangat jauh untuk sekedar melepas rindu pada putri kebanggannya. Ketika saya memanggil anak ibu tersebut ke kamarnya, ternyata sang anak tak berada di kamarnya begitu pula dengan teman – teman sekamarnya. Saya dan beberapa teman lainnya telah berusaha mencarinya di tiap kamar dan ruangan di asrama, tapi tetap tidak ketemu.<br />
Ibu teman saya itu nampak kecewa. Beliau mengaku memang tidak memberitahukan rencana kedatangannya pada putrinya.  Tujuan kedatangannya adalah untuk memberikan uang bulanan dan oleh – oleh makanan kesukaan sang anak. Saya menyarankan beliau untuk menunggu. Karena boleh jadi anaknya itu sedang keluar untuk sebuah keperluan. Hari itu hari Minggu. Saat itu belum ada hand phone seperti sekarang, sehingga saya kesulitan untuk menghubungi teman saya itu.<br />
Ibu asrama yang akhirnya mengetahui ada orang tua mahasiswi yang sedang menunggu untuk bertemu anaknya, alih –alih menyuruh sang ibu menunggu di ruang tamu, beliau mempersilahkan ibu tadi duduk kursi tamu di teras depan kamarnya. Teras depan kamar bu asrama sangat asri dengan berbagai tanaman dan bunga.  Duduk di teras itu tentu saja jauh lebih nyaman ketimbang duduk di ruang tamu asrama. Ruang tamu asrama yang luas agak terisolir karena letaknya yang berada dipojok depan bangunan asrama. Orang yang berada di dalam ruang tamu tidak dapat melihat orang yang datang, kecuali dia duduk di dekat jendela. Ruang tamu asrama dan kamar ibu asrama mengapit gerbang masuk asrama.<br />
Hampir dua jam ibu tadi menunggu, namun sang anak yang dinanti tidak kunjung terlihat batang hidungnya.  Akhirnya beliau memutuskan untuk pulang. Kardus berisi makanan dan sebuah amplop putih berisi uang beliau titipkan pada ibu asrama.<br />
Tak lama berselang dari kepergian ibu tadi, sang anak (mantan gadis nomor satu yang paling dicari di asrama 2 jam terakhir)-pun akhirnya muncul. Dia bersama teman – temannya tampak membawa nampan dan gelas – gelas kosong. Saat melewati ibu asramanya, dengan sopan dia mengucap salam.<br />
Betapa kagetnya si gadis ketika salamnya dibalas dengan teguran keras dari ibu asrama. Ibu asrama kami yang dikenal sangat keras dan tegas itu langsung menghakimi si gadis ini.<br />
“Tahu nggak Ibu kamu tadi datang? Ibumu sudah jauh – jauh datang dari luar kota dan menunggu kamu hampir 2 jam!!! , kemana aja kamu ?”, ibu asrama mencecar galak.<br />
Jawaban dari mahasiswi membuat kami terhenyak.<br />
“Maaf bu, saya tidak tahu kalau ibu saya akan datang. Tadi saya tidak pergi ke luar asrama, saya bersama teman – teman mengerjakan tugas kuliah di ruang tamu&#8230;&#8230;..’, dia menjawab lirih, matanya berkaca – kaca. Teman – temannya yang berada di belakangnya mengangguk membenarkan.<br />
Mendengar pengakuan mahasiswi penghuni asramanya itu sangat yakin dengan jawabannya, sikap ibu asrama-pun melunak. Seraya menyerahkan amplop uang dan kardus makanan pemberian sang ibu, ibu asrama memberikan nasihat pada mahasiswi yang kini air matanya sudah berjatuhan,”lain kali cepatlah datang kalau orang tuamu berkunjung”.<br />
Sang mahasiswi tak mampu berkata – kata lagi. Dia hanya mengangguk lemah.<br />
Kawan, artinya.., selama sang ibu menunggu, dia dan anaknya sebenarnya berada pada tempat yang amat dekat, hanya terhalang oleh sebuah tembok saja. Walaupun mereka berdua sangat rindu ingin bertemu juga berada pada tempat yang sangat dekat, tetapi jika Tuhan tidak mengizinkan mereka bertemu, mereka tidak akan bertemu.<br />
Ketika kita melewati waktu bersama orang – orang yang kita kasihi, entah itu orang tua, guru, sahabat, atau karib kerabat kita, gunakanlah waktu kebersamaan itu sebaik-baiknya dengan cara menghadirkan sikap terbaik kita.<br />
Kita patut mensyukuri pertemuan kita dengan orang – orang hebat itu, mereka yang telah  memberi kita  inspirasi, sahabat -sahabat yang selalu mendorong kita pada kebaikan. Tanpa izin Tuhan kita takkan berjumpa dengan mereka.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3na.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3na.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3na.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3na.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3na.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3na.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3na.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3na.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3na.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3na.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3na.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3na.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3na.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3na.wordpress.com/270/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=270&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3na.wordpress.com/2010/03/24/sebuah-pertemuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8025f7b45270963893a415ecd454441?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bena</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/friendship1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">friendship1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manfaat Duri Ikan</title>
		<link>http://b3na.wordpress.com/2010/03/22/manfaat-duri-ikan/</link>
		<comments>http://b3na.wordpress.com/2010/03/22/manfaat-duri-ikan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 09:32:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berlian nurcahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Diary]]></category>
		<category><![CDATA[berlian nurcahya]]></category>
		<category><![CDATA[manfaat duri ikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3na.wordpress.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[“Jangan pernah mencari musuh, tetapi jika musuh datang hadapilah dengan gagah berani”, kira –kira begitulah pesan moral yang saya dapatkan saat saya masih duduk di bangku sekolah dasar seusai membaca sebuah buku cerita anak &#8211; anak. Kalau difikir – fikir gak usah dilarang-pun pasti tidak ada yang mau mencari musuh, gak ada kerjaan apa? Tetapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=266&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/fish-bones.jpg"><img class="aligncenter" title="fish bones" src="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/fish-bones.jpg?w=150&#038;h=144" alt="" width="150" height="144" /></a></p>
<p>“Jangan pernah mencari musuh, tetapi jika musuh datang hadapilah dengan gagah berani”, kira –kira begitulah pesan moral yang saya dapatkan saat saya masih duduk di bangku sekolah dasar seusai membaca sebuah buku cerita anak &#8211; anak. Kalau difikir – fikir gak usah dilarang-pun pasti tidak ada yang mau mencari musuh, gak ada kerjaan apa?<br />
Tetapi pada kenyataannya, walaupun kita tidak pernah memimpikan apalagi bercita – cita punya musuh, di sekitar kita selalu saja ada orang yang pro dan kontra. Akan ada saja orang yang suka dan tak suka, tak peduli seberapa besar kita berusaha untuk berbuat baik.<br />
Sewaktu SD, saya punya teman sekelas yang selalu tampak tak suka pada saya. Dia sering  memanggil – manggil saya dengan sebutan “monyet”. Banyak pula perlakuan tak menyenangkan lainnya yang terang-terangan ditujukannya pada saya. Terus terang, hal itu membuat saya sedih, kesal, dan tidak mau berteman dengannya. Mungkin saya akan selalu membencinya kalau saja saya tidak mengalami kejadian menggenaskan bersama duri ikan. <span id="more-266"></span><br />
Begini ceritanya,<br />
Suatu hari, saya menyantap makan siang dengan lauk berupa ikan mas goreng, tak sengaja saya menelan duri ikan. Malangnya, duri itu tidak berjalan mulus melewati kerongkongan saya, melainkan menancap dengan kuat di pangkal lidah (ah, sebenarnya saya tak tahu dimana duri kurang asem itu menancap, karena saya tidak bisa melihatnya meski sudah membuka mulut selebar-lebarnya di depan cermin).<br />
Saya sudah berusaha berbagai cara agar duri itu bisa lepas, dari mulai minum air putih banyak &#8211; banyak, makan jus alpukat sampai menelan nasi kepal, tapi hasilnya masih nihil. Setiap kali saya menelan makanan, duri ikan itu terasa makin menancap, sakiiiit sekali.<br />
Setiba di sekolah saya menceritakan kejadian menelan duri ikan ini pada beberapa teman saya. Mereka lalu berusaha menolong saya. Kami pergi ke tempat yang agak sepi dekat ruangan UKS. Lalu dengan gaya seperti dokter bedah, mereka meminta saya buka mulut (dalam arti yang sebenarnya).<br />
Walaupun teman – teman saya itu telah berusaha membantu, tapi sungguh disayangkan duri ikan di mulut saya belum berhasil dicabut. Mungkin saja ikannya rajin olah raga dan banyak makan makanan berkalsium sehingga durinya sehat dan kuat.<br />
Saat kami sudah hampir putus asa, tiba – tiba&#8230; tanpa diduga, tanpa diundang apalagi dipanggil –panggil, munculah mahluk paling menyebalkan di kelas saya. Sebetulnya anaknya manis tetapi sayang tingkah lakunya tak semanis wajahnya. Dia langsung kepingin tahu apa yang terjadi di tempat itu. Anehnya kali ini dia tak mengejek saya seperti biasanya, dia malah berubah jadi dokter bedah ahli cabut duri sungguhan. Dengan bangga dia memperlihatkan duri ikan hasil tangkapannya pada kami. Kami memandangnya takjub. Saking takjubnya, kami semua bertepuk tangan atas keberhasilannya. Hidungnya kembang kempis saking senangnya.<br />
“Terima kasih ya&#8230;”, saya menyalaminya dengan campuran pandangan heran, senang, dan lega.<br />
“Yeah&#8230;., sama – sama”, dadanyanya membusung, senyumnya penuh kebanggaan, lalu dia berjalan meninggalkan kami seperti langkah prajurit wanita sedang baris-berbaris. Kami dapat mendengar suara sepatunya, prok prok prok&#8230;<br />
Keesokan harinya, saat saya bertemu dengan mantan musuh bebuyutan saya (ah bukan&#8230;, pahlawan sekaligus dokter duri ikan kebanggaa kelas kami), saya tersenyum dan menyapanya. Saya begitu terharu karena setelah sekian lama kami perang dingin, akhirnya kami bisa berteman dan bersahabat. Tak kan ada lagi yang memanggil saya monyet, ah dunia terasa sangat damai.<br />
“Hai&#8230;..”, saya melambaikan tangan padanya seraya tersenyum semanis mungkin.<br />
“Idih!!!!  Ada monyet dataaaaang!!!”, teriaknya cempreng.<br />
#$%#$&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Yeah&#8230;, bagaimanapun juga duri ikan itu telah membebaskan saya dari rasa marah dan dendam. Setiap kali gadis kecil, teman sekelas saya meneriakkan monyet ke arah saya, saya dapat mengingat kebaikannya menolong saya.<br />
Kawan, sebenarnya jika ada orang yang meneriakkan panggilan tak pantas, monyet misalnya, kita hanya perlu melihat ke belakang melihat apakah kita memiliki ekor panjang atau tidak. Jika tidak ada, artinya mereka bukan sedang memanggil kita.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3na.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3na.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3na.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3na.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3na.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3na.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3na.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3na.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3na.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3na.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3na.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3na.wordpress.com/266/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3na.wordpress.com/266/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3na.wordpress.com/266/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=266&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3na.wordpress.com/2010/03/22/manfaat-duri-ikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8025f7b45270963893a415ecd454441?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bena</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://b3na.files.wordpress.com/2010/03/fish-bones.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fish bones</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Damai , Hening dan Bijak.</title>
		<link>http://b3na.wordpress.com/2010/03/18/damai-hening-dan-bijak/</link>
		<comments>http://b3na.wordpress.com/2010/03/18/damai-hening-dan-bijak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 12:01:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>berlian nurcahya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://b3na.wordpress.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Berilah dirimu sebuah momen kedamaian, Dan engkau akan mengerti, Betapa bodohnya terburu-buru itu. Belajarlah untuk hening, Dan engkau akan mengetahui, Dirimu telah terlalu banyak bicara. Jadilah bijak, Dan engkau akan menyadari, Dirimu telah terlalu keras menghakimi orang lain. ## Pepatah Tiongkok Kuno##<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=261&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">Berilah dirimu sebuah momen kedamaian,<br />
Dan engkau akan mengerti,<br />
Betapa bodohnya terburu-buru itu.</p>
<p style="text-align:center;">Belajarlah untuk hening,<br />
Dan engkau akan mengetahui,<br />
Dirimu telah terlalu banyak bicara.</p>
<p style="text-align:center;">Jadilah bijak,<br />
Dan engkau akan menyadari,<br />
Dirimu telah terlalu keras menghakimi orang lain.</p>
<p style="text-align:center;">## Pepatah Tiongkok Kuno##</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/b3na.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/b3na.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/b3na.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/b3na.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/b3na.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/b3na.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/b3na.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/b3na.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/b3na.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/b3na.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/b3na.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/b3na.wordpress.com/261/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/b3na.wordpress.com/261/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/b3na.wordpress.com/261/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=b3na.wordpress.com&amp;blog=5387731&amp;post=261&amp;subd=b3na&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://b3na.wordpress.com/2010/03/18/damai-hening-dan-bijak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8025f7b45270963893a415ecd454441?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bena</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
